Tajug Gede Cilodong Harus Jadi Pusat Pemberdayaan Umat  

Bagikan Berita:

 PURWAKARTA, purwasukanews - Tokoh masyarakat Cilodong H Sobandi (65) berharap  Tajug Gede (Masjid Raya) Cilodong tak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas keagamaan. Tajug Gede  harus pula berfungsi sebagai pusat pemberdayaan. 

Harapan itu diungkapkan Sobandi seiring dengan telah rampungnya pembangunan masjid tersebut. H Sobandi akan bersinergi dengan tokoh lainnya agar harapannya itu terwujud.

Harapan lain disampaikankan Ujang Alim (50), yang juga tokoh masyarakat setempat. Dia mengajak umat Islam agar memakmurkan Tajug Gede.

“Saya sudah mengajak masyarakat agar menjadikan Tajug Gede menjadi pusat kegiatan keagamaan. Umumnya, warga antusias,” kata Ujang, Selasa (20/3).

Dikatakan Ujang, adanya sebuah masjid megah di kawasan Cilodong, dengan sendirinya menghilangkan stigma yang selama ini melekat. Stigma dimaksud, yakni predikat Cilodong yang dulu sempat menjadi lokasi prostitusi liar.

“Sekarang Cilodong menjadi wilayah yang religius karena keberadaan masjid ini,” katanya. Dia melanjutkan, sekarang tak ada lagi warung remang-remang yang dulu menjadi tempat untuk transaksi prostitusi.

“Dulu banyak warung remang-remang. Sebelum akhirnya Pemkab Purwakarta membongkarnya dan mengubah warung-warung itu menjadi taman. Alhamdulillah,” katanya. 

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Aep Durrohman mengatakan, kontraktor Tajug Gede Cilodong sudah melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai kontrak. 

Kontraktor sampai saat ini telah mencairkan anggaran sebesar 75 persen dari nilai kontrak sebesar Rp 38 miliar. Adapun terkait fisik bangunan masjid dan taman, Kepala Bidang Tata Bangunan Distarkim Dian Andriansyah mengatakan pihaknya masih membutuhkan dana sebesar Rp 5 miliar.

“Untuk keperluan itu, Pemkab sudah menganggarkan di APBD 2018 sebesar Rp 1 miliar. Pembuatan taman, di luar kontrak paekerjaan,” terang Dian.

Sebelumnya, Distarkim telah memberikan sanksi kepada PT Putra Cipariuk Mandiri karena keterlambatan pekerjaan. Sanksi tersebut merupakan amanat peraturan yang harus dilaksanakan kontraktor. Sanksi berupa denda sebesar Rp 8 juta per hari, dan sudah dibayarkan.

Tajug Gede Cilodong berdiri di atas tanah seluas 9 hektare. Masjid ini mampu menampung 1.200 jamaah. Halaman masjid dihiasi taman dan dapat berfungsi sebagai rest area.(ff/bes)

 

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Panelis Godok Tema untuk Debat Publik 2 https://t.co/OEi9RJdM5M
PurwasukaNews.com
Debat Publik 1 Hambar, Tim Sukses Salahkan Microphone https://t.co/0x04GsCj35
Follow PurwasukaNews.com on Twitter