Banner Atas

Bioskop atau Taman Baca?

Bagikan Berita:

 

oleh: Siti Rusdiani

Dewasa ini kalangan siswa mendominasi menjadi penikmat bioskop. Tak jarang kita melihat ada siswa yang mengunjungi bioskop masih berbalut seragam. Malah, bergandengan tangan pula dengan kekasihnya. 

TAK bisa dipungkiri, sebagian orang sedemikian gemar menonton bioskop. Malah sebagian dari mereka menganggap menonton bioskop adalah sebuah ‘kewajiban’, sehingga mereka kecanduan.

Bagi mereka yang kecanduan,  tidak melewatkan film apapun yang diputar di bioskop kesayangannya adalah hal yang sangat penting. Entah apakah genre film tersebut  sesuai atau tidak, yang penting bangga jika sudah menontonnya.

Dengan begitu, mereka merasa tak minder saat berdiskusi dengan kawan-kawannya. Ya, berdikusi membahas sebuah film yang sedang menjadi box office.

Padahal, hobi menonton film di bioskop akan berdampak negatif seperti;

Boros, hal yang pertama dan sudah pasti terjadi bagi orang yang kecanduan menonton film di bioskop. Mereka pasti akan mengeluarkan uang dalam jumlah yang tak sedikit untuk memenuhi minatnya tersebut.

 Apalagi jika mereka mengincar premiere dari film favoritnya, karena harga tiket biasanya jauh lebih mahal. Khususnya film yang dinanti-nantikan. 

Mengganggu konsentrasi, yakni bagi orang yang cenderung lebih memikirkan film apa yang akan ditonton selanjutnya, daripada memikirkan hal lain yang lebih penting.

Mereka akan lebih sering mengecek situs yang berisi informasi mengenai film-film yang akan dirilis, dan kapan waktu rilis di bioskop yang sering dikunjungi.

Bahkan, tak jarang mereka bisa mengejar film-film yang menurut mereka harus tonton ke bioskop yang mungkin jauh dari tempat tinggalnya.

Adapun dampak positif menonton bioskop, yaitu sebagai sarana hiburan bagi orang yang menyukainya. Bisa menghilangkan stres karena banyaknya aktivitas atau pekerjaan setiap hari.

Mengatasi rasa penat yang muncul, salah satunya hiburan yang kita lakukan adalah menonton film dibioskop. Selain untuk hiburan,  ada manfaat lain yang kita petik dari film yang kalian tonton.

Salah satu manfaat menonton film yaitu  memberi kita sebuah inspirasi. Kita bisa melihat bagaimana seseorang (baik pria ataupun wanita) bisa bertransformasi  menjadi seorang “pahlawan “ di kehidupannya.

Jangan sampai kita yang  senang menonton film di bioskop meniru adegan yang tidak seharusnya diikuti. Banyak film yang temanya tak mendidik. Menirulah adegan yang positif saja yang seharusnya diikuti dan yang bisa mendidik.

Nah, bandingkan manfaat menonton bioskop dengan membaca buku. Taman baca lebih bermanfaat bagi masyarakat. Taman baca merupakan salah satu alternatif sebagai pusat belajar dalam rangka meningkatkan minat membaca.

Taman baca diharapkan menjadi pusat sumber ilmu yang memiliki peran strategis untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki minat dan berbudaya membaca.

Membaca sangat penting dalam kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, sehingga kemampuan membaca menjadi tuntutan. Salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia yaitu dengan mendorong tumbuhnya minat belajar masyarakat, dan salah satu ciri terpenting dari masyarakat terpelajar adalah tingginya minat dan kegemaran membaca.

Bangkitnya minat baca masyarakat akan menciptakan masyarakat yang cerdas. Mereka selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, dan mendukung peningkatan kemampuan aksarawan dalam pemberantasan buta aksara sehingga tidak menjadi buta aksara kembali.

Keberadaan taman baca sebagai sumber pembelajaran, sangatlah penting. Karena taman baca tidak hanya sebagai tempat membaca , namun juga tempat mencari informasi yang dibutuhkan masyarakat.

Dengan membaca akan meningkatkan daya ingat, jadikan membaca itu sebagai hobi. Membaca dalam Islam merupakan ajaran yang jelas dan tegas. Al–Qur’an sejak dini mengisyaratkan pentingnya  membaca dan meningkatkan minat baca. Dalam Al–Qur’an perintah membaca adalah wahyu pertama dan kata pertama yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Kata ‘’bacalah” adalah kata pertama dari firman Allah SWT. Melalui perantara malaikat Jibril, Allah memerintah nabi untuk mambaca.

Hal itu termuat dalam surat Al ‘Alaq ayat 1-5 yang artinya: Bacalah dengan benar menyebut nama TuhanMu yang menciptakannya. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu yang paling pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Dari aspek tujuan terlihat bahwa perintah ini tidak hanya ditujukan kepada Nabi Muhammad semata, melainkan juga untuk seluruh umat manusia. Karena realitas perintah ini merupakan kunci pembuka jalan kebahagiaan hidup duniawi dan akhirat.

Kemudain kata iqra’ yang kedua dapat dikatakan mendorong manusia untuk menigkatkan minat baca. Hal ini dipahami dari kata iqra’ yang dirangkaikan dengan kata rabbuka al- akram yang mengandung arti bahwa Allah SWT akan memberikan ilmu kepada siapa saja yang melakukan kegiatan membaca.

Semakin banyak yang dibaca, Allah SWT akan menambah ilmu setiap kegiatan membaca yang kita baca obyek yang sama.

Perintah agama tentang membaca  merupakan perintah yang sangat penting bagi umat manusia. Kegiatan membaca telah melahirkan temuan-temuan baru yang mengantar manusia mencapai derajat kesempurnaan sangat utuh.

Dengan membaca peradaban dapat dibangun. Namun kegiatan membaca harus di bawah bimbingan agama agar tidak membahayakan, baik bagi pelaku maupun pihak  lain. Membaca dalam ajaran agama bukan hanya dalam arti sains tapi juga dalam arti kerohanian.

Islam menuntut  kita menjadi seorang yang berguna bagi orang lain. Salah satu cara menjadi  yang berguna bagi orang lain adalah dengan banyak membaca buku.

Buku adalah jendela dunia yang berisikan segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak manfaat membaca buku menurut Islam, diantaranya adalah:

Menambah ilmu, meningkatkan keimanan, meningkatkan kreativitas, menambah empati, terhindar dari pikun. Dan masih banyak manfaat lainnya.

Lantas mana yang harus lebih diutamakan, Bioskop atau Taman Baca?

Saat ini ada kesan keberadaan bioskop lebih diutamakan daripada Taman baca. Padahal bioskop hanyalah untuk hiburan menghilangkan stress.***

 

*Penulis adalah mahasiswi STAI Muttaqien Purwakarta

                  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
STIA LAN Memerdekakan Orang Jalanan https://t.co/sxYeBNNjWV
PurwasukaNews.com
Saepul Rosad Nugraha: “Saya Siap Jadi Pelakor!” https://t.co/FRZLZ97GcF
Follow PurwasukaNews.com on Twitter