“Lembaga Pendidikan Modern pun Mengadopsi Ponpes”

Bagikan Berita:

Hari Santri Nasional (HSN) memiliki makna mendalam bagi seorang Budi Sopani Muplih. Pria jebolan Pondok Pesantren Almunawir dan Lirboyo, Kediri, Jawa Timur ini, peran santri dalam perjalanan historis bangsa ini, tak boleh ditampikkan.    

Budi yang kini menjabat sebagai Ketua DPC PPP Purwakarta ini, mengajak semua elemen masyarakat agar HSN jangan melulu dijadikan sebagai sebuah seremonial. HSN mesti dimaknai sebagai sebuah momen penggerak spiritual.

Inilah hasil wawancara purwasukanews dengan Budi di Sekretariat DPC PPP Purwakarta, Jalan Basuki Rahmat, Sabtu (21/10) seputar HSN yang jatuh pada hari ini, 22 Oktober.

Purwasukanews (PN): Apa makna HSN bagi Anda?

Budi Sopani Muplih (BSM): Santri sebagai pejuang komunal memiliki andil besar dalam proses kemerdekaan Bangsa Indonesia. Kemerdekaan yang saat ini kita nikmati, tak terlepas dari peran para pembesar-pembesar Islam. Salah satunya, adanya resolusi jihad yang terjadi di Jawa Timur.

PN: Renungan apa yang ideal dalam menyambut HSN?

BSM: Kita harus flash back. Ulama sebagai pencetak para santri, adalah figur suri teladan. Kita jangan pernah menampikkannya. Purwakarta merupakan kabupaten yang memiliki histori tentang perjalanan panjang keberadaan pondok pesantren dan peran ulama.

PN: Apa peran santri dalam konteks kekinian?

BSM: Jika kita mau jujur, sebenarnya banyak produk lembaga pendidikan modern yang mengadopsi pola pendidikan yang diterapkan pondok pesantren. Hebatnya lagi, pola pendidikan pesantren ini juga menjadi rujukan kaum sekuler. Contoh yang paling sederhana adalah pola pendidikan boarding house.

PN: Apa yang mesti dilakukan pondok pesantren ketika dihadapkan pada era globalisasi seperti sekarang ini?

BSM: Tak bisa dipungkiri bahwa era teknologi informasi yang digitalis, berdampak besar terhadap kehidupan. Kita banyak mengambil manfaatnya, tapi kita juga dicekoki oleh ekses negatifnya.

Pondok pesantren sebagai pondasi moral, diharapkan terus bereksistensi dan mengimplementasikan apa yang menjadi bahan pengajaran sehari-hari.   

PN: Anda melihat Peringatan HSN sudah tampak gebyar?

BSM: Ya, saya melihat HSN tak hanya menjadi ajang seremonial. Banyak aktifitas berbasis keagamaan yang dilakukan, baik oleh kalangan pondok pesantren maupun komunitas umum.(bes)

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Aming Diprediksi Bakal Gigit Jari https://t.co/lFc9FgXTRD
PurwasukaNews.com
Deni Ahmad Haidar Belum Tentukan Pilihan, KPUD atau Ansor https://t.co/T3U7zlXTgE
Follow PurwasukaNews.com on Twitter