Lilis Karlina Cari Figur yang Cocok Pengganti Dedi Mulyadi

Bagikan Berita:

PEDANGDUT Lilis Karlina berharap Pilkada Purwakarta 2018 menghasilkan pasangan pemimpin yang bisa menjaga apa yang telah dilakukan Dedi Mulyadi. Jangan sampai Purwakarta diurus oleh orang-orang yang tak memiliki kompetensi. Harapan itu disampaikan saat purwasukanews mewawancarainya di sebuah café, Sabtu (13/10) malam.

Purwasukanews (PN): Setelah menjabat dua periode, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akan diganti oleh sosok bupati baru. Harapan the Lilis?

Lilis Karlina (LK): Tentu saja saya berharap bupati peroide selanjutnya adalah sosok yang mampu menjaga apa yang telah dilakukan Pak Dedi Mulyadi.

PN: Misalnya?

LK: Lihat Purwakarta sekarang. Sangat asri kan? Taman ada di mana-mana. Obyek wisata seperti Air Mancur Taman Sri Baduga menjadi magnet bagi para pelancong. Ini buah tangan Pak Dedi.

PN: Selain itu?

LK: Infrastruktur seperti jalan sudah bagus. Penataan kota juga sudah bikin kita betah. Sayangnya, di Purwakarta belum ada pusat perbelanjaan (mall) yang representatif. Padahal saya kira Purwakarta sudah layak memiliki mall. Daya beli masyarakat kita sudah tinggi kok.

PN: Yakin akan ada sosok yang bisa berbuat seperti Pak Dedi?

LK: Ya paling tidak bisa meneruskan. Banyak kok tokoh di Purwakarta yang mumpuni. Kita kasih mereka kesempatan untuk berkarya.

PN: Kalau Teh Lilis diminta masyarakat Purwakarta maju untuk menjadi calon bupati?

LK: Hahaha!

PN: Bidang apa yang mesti diprioritaskan oleh bupati selanjutnya?

LK: Ya semua bidang. Pendidikan misalnya. Itu hal penting yang harus dikedepankan. Orang-orang menjadi pintar karena sektor pendidikan sangat diprioritaskan.

PN: Bidang lainnya?

LK: Karena saya penggiat seni, tentu saja bidang seni dan budaya juga mesti disentuh.

PN: Seperti apa?

LK: Artis-artis seperti saya, baik artis lokal maupun yang sudah dikenal, mesti terus dipublikasikan. Kawan-kawan dari media massa mesti membantunya. Artis merupakan asset daerah. Kami para artis bisa mengharumkan daerah dengan menjual suara. Contohnya saya, saat manggung di mana-mana, saya selalu mempromosikan Purwakarta sebagai tempat kelahiran saya.

PN: Ngomong-ngomong, selain memenuhi panggilan show di sana-sini, apa sih kesibukan Teh Lilis?

LK: Mengurus anak. Anak saya yang bungsu masih kecil. Jadi, kalau tak sedang manggung, saya habiskan waktu bersama anak-anak di rumah, di Desa Ciwareng, Babakan Cikao.

PN: Suka berbaur dengan warga di lingkungan setempat?

LK: Jelas dong. Sekarang saya malah akan menggelar turnamen Lilis Karlina Cup.

PN: Apa tuh?

LK: Turnamen sepak bola di desa saya. Sudah banyak tim yang mendaftar. Persiapan sudah maksimal.

PN: Ada muatan politis?

LK: Ya nggak dooong. Karena saya melihat sepakbola itu olah raga yang sangat digemari. Saya hanya ingin memberi apresiasi dan mengajak masyarakat lainnya untuk bersama-sama memajukan sepakbola Purwakarta.

PN: Untuk juara, hadiahnya apa?

LK: Uang pembinaan dari saya. Oya, perlu juga saya sampaikan bahwa saya akan berterimakasih jika ada pihak yang siap menyokong turnamen ini. Ya, jadi semacam sponsor lah. Saya membuka kesempatan nih.

PN: Kalau ada bakal calon bupati yang berminat menjadi sponsor bagaimana?

LK: Nya mangga wae. Dari pihak manapun, termasuk dari calon bupati. Hayo, saya tantangin, siapa yang mau gabung, saya tunggu, hahahahaha!

PN: Soal aktivitas bernyanyi, punya lagu baru tidak?

LK: Kebetulan saya sedang menggarap sebuah lagu bergenre tarling cirebonan. Itu ciptaan saya sendiri lho. Judulnya Mana-mene, itu bahasa Jawa Pantura yang artinya ke sana ke sini. Tapi lagunya sih pake Bahasa Indonesia, cuma musiknya diberi sentuhan tarling, music khas Cirebon.

PN: Selain aktivitas menyanyi?

LK: Dalam waktu dekat saya juga akan menggarap film layar lebar. Saya menjadi produsernya. Judul filmnya Nyai Air Mata Keraton, bercerita tentang perjuangan hidup seorang wanita. Kalau sudah rampung, rencananya film ini akan diputar secara gratis di seluruh Jawa Barat.

PN: Serius?

LK: Ya serius dong. Nanti kita ajak masyarakat Jawa Barat menonton secara gratis dengan menggelar layar tancap. Mantap kan?

PN: Sudah sejauh mana persiapannya?

LK: Saya sedang mengajak dan mencari sejumlah investor untuk bareng-bareng menggarap film ini. Hayu, siapa yang berminat?

PN: Oya, saat ini di Purwakarta ada komunitas yang tergabung dalam grup di media whatsapp. Namanya PurwasukaNews Club (PNC). Membernya terdiri dari berbagai kalangan. Ada politisi, birokrat, praktisi hukum, akademisi, seniman, tokoh agama, dan lain-lain. Pendapat Teteh?

LK: Bagus tuh. Kita jadi bisa saling berkomunikasi. Saya sangat mengapresiasi. Saya juga sudah menjadi membernya kok.

PN: Rencananya PNC akan menggelar pertemuan (kopdar). Siap hadir?

LK: Siap dong. Saya senang bisa menghibur para member PNC.(bes)

 

  

   

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Aming Diprediksi Bakal Gigit Jari https://t.co/lFc9FgXTRD
PurwasukaNews.com
Deni Ahmad Haidar Belum Tentukan Pilihan, KPUD atau Ansor https://t.co/T3U7zlXTgE
Follow PurwasukaNews.com on Twitter