Ketua DPC PPP Purwakarta Didesak Mundur

Bagikan Berita:

PURWAKARTA, purwasukanews – Sebanyak 14 Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Purwakarta mendesak Budi Sopani Muplih mundur dari jabatannya sebagai ketua DPC. Mereka menilai Budi telah mencemarkan nama baik partai, terkait perhelatan Pilkada Purwakarta 2018.

Tuntutan mundur tersebut disampaikan di hadapan Sekretaris DPC PPP Purwakarta Anut Gandang dan sejumlah pengurus harian, di Sekretariat DPC PPP, Jalan Basuki Rahmat Purwakarta, Senin (8/1) siang.

“Ya, kami menerima para PAC, karena Ketua DPC tak hadir. Kesimpulannya, PAC menghendaki agar Pak Budi mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPC,” kata Anut.

Dijelaskan dia, desakan mundur tersebut mengemuka menyusul adanya kekecewaan dari PAC yang menganggap Ketua DPC enggan menjalankan peraturan organisasi (PO) dalam proses dan mekanisme pilkada.

“Sesuai PO, usulan ke DPW dan DPP tentang penentuan pasangan calon bupati, harus melalui rapat pimpinan cabang (rapimcab). Nyatanya PPP tak mengindahkannya,” kata Anut.

Ditambahkan Anut, sedianya rapimcab hendak digelar pada akhir Desember 2017, “Namun oleh Ketua DPC dibatalkan. Padahal persiapan sudah maksimal, termasuk mempersiapkan tempat, waktu, dan penyebaran undangan,” katanya.

Anut menambahkan bahwa rapimcab adalah syarat mutlak yang mesti dijalankan, seperti tertuang dalam PO. “Jika tak menggelar rapimcab, PPP tak bisa merekomendasikan calon bupati/wakil bupati,” tandas Anut.

Selain soal rapimcab yang urung dilaksanakan, internal PPP Purwakarta juga diramaikan dengan adanya dugaan Budi menerima uang sebesar Rp 500 juta dari Komarudin Mutaqin, salah satu bakal calon yang mendaftar ke Koalisi Kemerdekaan. di dalam kuitansi tercantum, uang sebesar itu dibagikan untuk tiga parpol yang tergabung dalam Koalisi Kemerdekaan, yakni PPP, Nasdem, dan Demokrat.

“Soal itu, Ketua Bappilu PPP sudah meminta klarifikasi kepada Pak Budi. Pak Budi akhirnya mengakui bahwa dia memang menerima uang itu. Konon, uang itu untuk dana operasional politik ketua DPC. Para PAC menilai hal itu sudah mencederai nama baik PPP,” terang Anut.

Para PAC mengancam akan berunjukrasa ke DPW Jawa Barat dan DPP, jika tuntutan mereka agar Ketua DPC mundur tak ditindaklanjuti, “Saya akan segera sampaikan aspirasi ini ke DPW dan DPP,” imbuh Anut.

Menanggapi tuntutan mundur, Ketua DPC PPP Purwakarta Budi Sopani Muplih belum banyak melontarkan tanggapan, “Saya masih di kantor DPP menunggu keputusan DPP. Tentang internal, itu ada AD/ART atau regulasi partai,” kata Budi.(bes)     

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Ini Alasan KPU Purwakarta Tolak Rustandie-Dikdik https://t.co/q2KuEDcVhm
PurwasukaNews.com
Peduli Purwakarta, PNC Gelar Ririungan https://t.co/pJvDoF68K9
Follow PurwasukaNews.com on Twitter