Deni Ahmad Haidar Belum Tentukan Pilihan, KPUD atau Ansor

Bagikan Berita:

PURWAKARTA, purwasukanews – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purwakarta Deni Ahmad Haidar belum memutuskan apakah dia akan mundur dari KPUD atau dari GP Ansor. Dia akan berkonsultasi terlebih dulu dengan para sesepuh GP Ansor sebelum keputusan diambil.

“Pilihannya dua,  melepas KPUD atau GP Ansor. Kan masih ada waktu hingga 29 Desember,” kata Deni, Jumat (10/11) malam. Dia menjelaskan, keputusan akan secepatnya diambil.

“Saya akan meminta pendapat dulu kepada para sesepuh, kyai, dan kawan-kawan di Ansor, mana yang lebih bermaslahat bagi saya dan umat. Insha Allah (saya ambil keputusan) secepatnya,” tutur Deni.

Saat ini Deni tercatat sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat periode 2016-2020. Rencana Deni memilih bertahan di KPUD atau di Ansor, menyusul adanya surat edaran dari Ketua KPU RI Nomor 666/SDM.12.-SD/05/KPU/XI/2017 tertanggal 7 November 2017.

Surat yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman tersebut mengharuskan seluruh anggota KPU hingga ke tingkat kabupaten untuk keluar dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Keputusan KPU ini diambil untuk mengantisipasi adanya konflik kepentingan. Selain itu, agar anggota KPU bisa bekerja lebih maksimal di lembaga tersebut.

Sebagai pelaksana di KPUD Purwakarta, Deni mengungkapkan akan menjalankan surat edaran itu. “Saya harus menerimanya, tidak akan  dalam posisi menolak,” katanya. Dia melanjutkan, selain dirinya, ada juga anggota KPUD Purwakarta yang aktif di ormas, “Semua menerima keputusan ini,” imbuh Deni.

Menanggapi adanya surat edaran dari KPU RI, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta KH Syah Alam Ridwan mencurigai ada pihak-pihak yang hendak mengerdilkan peran Nahdlatul Ulama (NU).

“Mungkin saja ada ormas lain yang merasa tak terakomodir sehingga mengusulkan agar KPU bersih dari ormas, yang kebetulan banyak dari unsur NU,” kata KH Syah Alam.

Terlepas dari itu, ujar dia, siapa pun harus mengikuti surat edaran tersebut, “Harus ditaati, jangan sampai nantinya ada pihak-pihak yang mempertanyakan legalitas produk Pilkada. Jangan sampai ini dijadikan celah hukum,” ujarnya.(bes)

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Aming Diprediksi Bakal Gigit Jari https://t.co/lFc9FgXTRD
PurwasukaNews.com
Deni Ahmad Haidar Belum Tentukan Pilihan, KPUD atau Ansor https://t.co/T3U7zlXTgE
Follow PurwasukaNews.com on Twitter