Soal Pesta Sabu, Manajemen Inul Vista Kecolongan

Bagikan Berita:

PURWAKARTA, purwasukanews – Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Purwakarta akan segera menggelar pertemuan internal membahas peristiwa pesta sabu di Inul Vista Family Karaoke Family (IVFK) Jumat malam lalu. Asosiasi itu menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut.

Hal itu diungkapkan PHRI Purwakarta Adha Ismail, Sabtu (23/12) malam. Dia menilai adanya pesta sabu yang berakhir penangkapan tiga pemuda, mengartikan bahwa manajemen IVFK kecolongan.

“Pengelola kecolongan. Kami akan mengevaluasi dengan pimpinan asosiasi,” kata Ismail. Sebenarnya, imbuh dia, PHRI telah menerapkan aturan standard.

“Hanya dalam pelaksanaannya, ya namanya juga tamu, berbuat sesuatu tanpa diketahui pengelola ataupun staf. Bahkan sekelas IVFK yang katagorinya buat family masih terjadi. Ke depan kita akan panggil semua pengelola pemilik karaoke agar menerapkan aturan yang lebih spesifik, terutama masalah narkoba,” papar Ismail.

Menyikapi peristiwa tersebut, diakui Ismail bahwa PHRI merasa ewuh pakewuh karena owner IVFK adalah salah seorang anggota DPRD Purwakarta“Pasti ada (rasa ewuh pakewuh). Tapi tetap kita harus terbuka. Kalau dengan owner kita belum komunikasi,” katanya.

Sementara itu, Harris Dwi Novianto, salah seorang pengusaha café Purwakarta mengaku prihatin atas adanya pesta sabu di sebuah tempat karaoke. Dia khawatir kejadian itu akan berdampak buruk terhadap usaha hiburan,

“Saya harap jangan sampai merusak citra hiburan karaoke di Purwakarta. Jangan sampai karena nila setitik, rusak susu sebelangga. Perisitwa ini akan menjadi bahan masukan,” kata Harris yang juga tercatat sebagai pengurus PHRI.

Untuk mengantisipasi agar peristiwa tak terulang, dia meminta pihak polisi tegas dalam menindak setiap pelaku penyalahgunaan narkoba.  

Harris menilai, selama ini PHRI memang vakum. “Kami menggelar rapat terakhir sebelum lebaran lalu,” ujarnya.  Senada dengan Ismail, Harris juga mengatakan bahwa adanya pesta sabu di IVFK merupakan kelalaian manajemen.

“Tapi kita tak boleh berburuk sangka. Bisa saja memang sebelumnya pengelola memberitahu polisi bahwa di tempatnya ada yang sedang pesta sabu,” kata Harris.

Diberitakan sebelumnya, tiga pemuda diciduk polisi saat menggelar pesta sabu di IVFK, Jumat (22/12) malam. Saat polisi masuk ke salah satu ruang (room) karaoke, ketiga pemuda tersebut sedang berkaraoke ria sambil menghisap sabu. Mereka tak berkutik dan segera dibawa ke markas Polres.

Polisi menemukan beberapa alat hisap (bong), serbuk dalam plastik bening yang diduga narkotika jenis sabu, dan puluhan botol minuman keras di tempat hiburan keluarga itu.(bes)

 

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
FK UIP Desak Panwas Serius Tangani Kasus Kades Jadi Pengurus Parpol https://t.co/A2mGqFgQPF
Follow PurwasukaNews.com on Twitter