KPAI Kecam Kekerasan Seksual Terhadap Anak  

Bagikan Berita:

PURWAKARTA, purwasukanews - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Purwakarta mengutuk keras tindak kekerasaan seksual yang dilakukan seorang kakek terhadap pelajar kelas 4 SD di Kecamatan Sukatani, Purwakarta. 

Ketua KPAI Kabupaten Purwakarta Nur Aisah Jamil mengecam keras prilaku bejat pelaku yang tega menyetubuhi anak SD hingga berulang kali. Pihaknya bakal terus mengawal proses hukum hingga putusan pengadilan. 

Dia mengatakan, pelaku harus mendapatkan ganjaran hukuman yang setimpal. Pasalnya, Anak merupakan tunas harapan bangsa yang sudah semestinya dijaga dan dijamin kualitas kehidupannya agar menjadi generasi penerus. Bukan menjadi objek yang tersakiti.

"Tugas utama Kita adalah melakukan mediasi dan pemulihan kepada korban agar dapat mengembalikan rasa traumanya,'' katanya, Selasa (7/11).

Nur Aisah Berharap kasus seperti ini tidak kembali terjadi di Purwakarta. Dia mengimbau masyarakat terutama para orang tua agar dapat menjaga dan memantau perkembangan anak. 

"Kepada orang tua jangan sampai lengah dalam mengawasi anak. Tujuannya agar kasus serupa tidak kembali terjadi di Purwakarta,'' katanya. 

Selain imbauan, KPAI Purwakarta juga terus intens melakukan sosialisasi undang undang perlindungan anak ke sekolah-sekolah. Di dalamnya dijelaskan menyangkut keamanan anak, baik di rumah ataupun di luar sekolah. 

Sebelumnya diberitakan, polisi menciduk Mar (55), oknum anggota Linmas yang mencabuli S, anak usia 11 tahun di Kecamatan Sukatani Purwakarta. Pelaku, warga Kampung Gebang Malang, Desa Cipicung, Kecamatan Sukatani. Dia ditangkap di rumahnya pada 1 November silam.

Penangkapan Mar bermula dari laporan Ujang, paman korban. Kepada polisi, Ujang menceritakan bahwa S, keponakannya sering dicabuli Mar.

“Perbuatan asusila Mar kepada S sudah dilakukan sejak Oktober lalu. Motifnya, pelaku yang merupakan anggota linmas di Sukatani ini mengiming-imingi korban dengan memberikan uang,” terang Aiptu Agus.

Dijelaskannya, korban adalah tetangga dekat pelaku yang sering bermain ke rumah Mar, “S sering bermain dengan cucu pelaku. Korban pencabulan memiliki jiwa labil setelah kedua orang tuanya bercerai,” kata Aiptu Agus.

 Dikatakan Aiptu Agus, perbuatan yang dilakukan Mar kepada S, dilakukan berulang-ulang. “Kadang dilakukan pada malam hari di dapur rumah pelaku, ketika istrinya sedang berada dikamar,” imbuh dia.

Setiap selesai melakukan aksinya,  Mar memberi uang antara Rp 5.000-Rp 20.000. Aksi bejat pelaku akhirnya terbongkar setelah korban menceritakannya kepada Ujang, pamannya.(gin) 

 

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Aming Diprediksi Bakal Gigit Jari https://t.co/lFc9FgXTRD
PurwasukaNews.com
Deni Ahmad Haidar Belum Tentukan Pilihan, KPUD atau Ansor https://t.co/T3U7zlXTgE
Follow PurwasukaNews.com on Twitter